Posted by: meme on: September 22, 2007
duhai angin-angin malam, aku masih disini
meratap indahnya sepi, menoreh darah urat jantung hati
terkagum membaca waktu di dinding-dinding kalbu
hai angin, mengapa masih engkau berbisik?
terbawa dingin merasuki tangan, wajah, kaki
sebentar lagi, menuliskan surat cinta yang kesekian kali
menapak tangan di lantai petang
bisa kucium bau sayang, dari bau ubin yang diam
Rindu memuncak
Tetes air mata mendampingi sajak cinta
Syukur, kepasrahan, doa, [...]
Posted by: meme on: September 18, 2007
detik menetik berlalu
masih jua aku enggan membuka pintu
meski rapat
suara masih mampu meresap
ke dalam kamar pengap
mereka tertawa
terbahak membahana
bergossip ria tentang saudari mereka
ketika malam mengusik mata
seketika sunyi
gemerisik langkah-langkah kaki
satu-satu. masuk kamar. tutup pintu.
kuintip celah jendela kamar ini
TIDAK Lebih BAIK.
masuk kamar. tutup pintu. meninggalkan satu
dan seorang tamu
satu dan tamu asyik memadu rindu
menguntai masa depan tak tergambarkan
berbayang gelap sekelam [...]
Posted by: meme on: Juni 2, 2007
Prawan nDeso
Aku ki prawan ndesora’ ayu tur yo jek luguisinan lan jarang lelunganisone ndadek genikaro ngumbahi klambi
aku ki mung prawan ndesora’ mudeng pergaulane kuthora’ ngerti nyabusagedte nggih nyapubiasane turu jam wolu tangine jam telu
jan jane aku ki mung prawan ndesoseng wagu …yen ngguyu ndelekke untuSARU!mangane ra’ oleh klontanganyen ngombe ra’ oleh sruputan
[...]
Recent Comments