Mata Pisau

satu kesalahan dari 1juta kesalahanku

Posted on: Mei 21, 2007

aku sadari aku belum mampu berbakti kepada kedua orang tuaku, bahkan seringkali masih durhaka kepada mereka. Ya Alloh sesungguhnya hanya kepadaMu hamba bertaubat.

kemarin ditanyakan kepadaku tentang kelanjutan study ku,
“nyari bahasa arob nggih pak?”, dan kemudian ditanyakan lagi kepadaku,
“meh mbok nggo opo ilmumu?”,
“kagem maos kitab pak” langsung keinginanku dikandaskan oleh abiku,
“bapak wegah yen golek koe golek ilmu nggo bentuk-bentuk fanatik koyo ngono kwi”,

duh salah ngomong pikirku, lagi-lagi seharian itu aku diwejangi sama bapak banyak hal, tentang tetangga yang menggunjingkan aku karena berbaju hitam-hitam, tentang LDII *apa hubungannya?*

emang klu ikhwan pake celana congklang. berjenggot panjang udah biasa, tapi klo akhowat pake baju item-item jilbab guede plus liqob *penutup muka* langsung dibilangin LDII, padahal orang-orang LDII sendiri biasanya tidak mengenakan pakaian serba hitam,

beda ma dijogja, disana emang udah biasa tentang akhowat yang seperti “ninja” karena kebanyakan orang jogja adalah orang berpendidikan yang bisa menerima perbedaan, disana mah aku dah gak pake baju ijo-ijoku, biru-biruku,

saat dirumah setiap bulannya aku dibelikan baju oleh kedua eh ketiga orang tuaku yang gak suka aku pake baju item semua, aku berfikir OK lah sedikit nyenengin mereka, karena ku sadari selama ini aku terus mengecewakan ketiga orang tuaku, jadinya terkadang aku pake baju ijo, biru *tapi tetep pake jilbab gede sehingga otomatis baju ijonya gak keliatan heheheh culang*

kemarin sekali lagi aku mengecewakan ketiga orang tuaku, memang seringkali ketika di ajak berbicara aku lebih banyak diam, karena pernah suatu kali aku mengalami sebuah pertengkaran dengan orang tuaku, karena kajianku dan seorang akhowat yang berkunjung ke rumah, nyesel banget, aku sudah membantah semua perkataan orang tuaku dengan nada tinggi, so sekarang aku lebih banyak diam. trus kalo udah mulai memanas aku melarikan diri….

mey sadari mey was “the black sheep” of my family, baru-baru ini adek mey juga marah gara-gara “music” di komputer mey, dan masih marah sampai sekarang, terkadang mey sedih melihat keadaan keluarga sendiri.

Abi, Umi, maafkan amin … belum mampu berbakti kepada abi dan umi, sisa waktu dalam hidup amin bersama abi dan umi insya Alloh akan amin pergunakan sebaik-baiknya untuk berbakti kepada abi dan umi

abi, umi, maafkan kedurhakaan amin selama ini, ketidakpatuhan amin, dan keegoisan-keegoisan amin,

sesungguhnya amin tahu jika abi dan umi tidak ridho maka pintu surga akan tertutup bagi amin

Ya Alloh ampunilah hamba yang telah berbuat aniaya kepada diri hamba sendiri dan kedua orang tua hamba

“Robbirhamhuma kamaa rabbayaani shagiiro”

Wahai Rabb-ku kasihanilah mereka keduanya, sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku diwaktu kecil

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Sekedar Pikiran

one of my friends used to say "there is an evil side in everyone's life", but for me, i think, i had more than one, i had some evil side inside me. The evil that doing this, one evil that doing those, one more that was here, and some more was there ...
sometimes i get confuse with what I've did, confuse whether it was right or wrong, whether it was necessary or not, or things like that ...
I'm still a little child, hasn't growing up but getting younger ...

my-plurk

Banners

 blogger solo solo gitu what ...!!!


SLC


Bengawan, Komunitas Blogger Solo

Top Clicks

  • Tak ada

Blog Stats

  • 41,507 visitors

Supported by


WordPress
%d blogger menyukai ini: