Mata Pisau

Sehari

Posted on: Juni 9, 2007

sehari

bangun tidur terasa sunyi … hanya terdengar sesekali suara ayam berkokok, tapi tak lama lagi suara adzan akan bersahutan, diikuti lantunan pembacaan ayat-ayat Al Quran oleh anak-anak pesantren, sebenarnya mengganggu, karena suaranya yang keras hingga kadang merusak kekhusukan orang yang sedang sholat di rumah, tapi mau gimana lagi, surat telah dilayangkan, entah takmir masjid membacanya atau tidak, tapi kebiasaan ini masih belum berubah. jarak rumahku dengan masjid bisa dibilang lumayan jauh, terkadang aku memikirkan bagaimana dengan orang-orang di kanan-kiri masjid ya?

setelah mentari menampakan wajahnya aku bergegas ke rumah ummi, karena hari ini jatahku mencuci baju dan ummi yang membersihkan rumah, ternyata baju yang hendak dicuci sudah direndam sama ummi, ah ummi, tahu saja kebiasaan putrimu ini, yang harus menunggu direndam dulu baru mulai mencuci, kebiasaan jelek seloroh ummi.

hari ini ummi menyiapkan sarapan seperti hari-hari biasa, hanya nasi putih dan telur dadar, tapi hari ini tidak ada susu karena rupanya adekku tidak membelinya subuh tadi. pukul setengah tujuh adek laki-lakiku berangkat sekolah diantar abi, memang sekarang aku tidak pernah lagi mengantar adekku berangkat sekolah, abi jadi merasa gak punya kerjaan, *senyum simpul* setelahnya rumah jadi sepi …

pukul delapan ummi mandi dan membenahi diri untuk berangkat ke pasar, tak lama aku dan ummi berangkat dengan motor shogun 125 keluaran tahun 2004 milik adek perempuanku, yang ada bagasinya, biar bisa bantu ummi bawa belanjaan. kami mampir di Indomaret beli mie sedap goreng yang maksimal pembeliaannya 10 bungkus, terlalu sedikit untuk toko ummi, tapi memang ummi sangat jeli memperhatikan perbedaan harga antara pasar dan swalayan, 10 bungkus klo tiap hari kan lumayan … setelah keliling Indomaret yang tak seberapa itu akhirnya ummi memilih membeli minyak goreng kemasan, filma dan kunci mas kemasan 2 liter. minyak goreng curah memang sedang naik, harga semula hanya 6500 rupiah perkilo sekarang sudah mencapai 8800 rupiah perkilonya. kini perbedaan harga minyak goreng curah dan kemasan memang tak seberapa, tentu saja masih sedikit lebih mahal minyak goreng kemasan, tapi kwalitasnya tentu minyak goreng kemasan masih jauuh di atas. banyak pelanggan di toko ummi yang beralih menggunakan minyak goreng kemasan. dan di Indomaretlah *jadi promosi* kita bisa membeli minyak goreng dengan harga miring. bahkan untuk minyak goreng filma ummi mendapat potongan 1900 rupiah karena berbelanja lebih dari 35000 rupiah.

ummi memang sudah berlangganan di Indomaret ini sejak mulai buka di Boyolali. ummi bahkan akrab dengan penjaga-penjaganya, yang kemudian memberikan informasi kepada ummi jika ada penawaran-penawaran khusus, atau diskon-diskon yang lumayan … hari ini ummi tidak belanja banyak, hanya 75000 rupiah, jauh dibandingkan hari biasa yang bisa mencapai 300 ribu rupiah. ya hari ini akan datang Pak Sapto, pedagang beras langganan ummi, juga Mas Nardi tempat ummi biasa membeli tepung terigu, tepung tapioka, minyak goreng curah serta minyak tanah.

setelah dari Indomaret ummi ke pasar tradisional, dan aku disuruhnya pulang untuk menunggu Pak Sapto dan Mas Nardi. yang ternyata tak datang hingga ummi pulang dari pasar. setelah dhuhur datang Pak Sapto membawa beras, ummi membeli beras panjang SP seharga 4900 rupiah panjang Apel dengan harga yang sama, panjang Global seharga 5000 dan panjang KR yang paling murah seharga 4500, masing-masing satu kwintal. jadi untuk beras jenis panjang selama setengah bulan ibuku membayar sekitar 1,5 juta rupiah, belum selesai penurunan beras dari mobil pick up putih Milik Pak Sapto datang mobil pick up yang juga berwarna putih milik Mas Nardi. heheheh depan rumah jadi penuh, Mas Nardi harus menunggu hingga Pak Sapto selesai baru mulai menurunkan barang dagangan milik ummi, baru kemudian Mas Nardi memajukan mobilnya dan mulai menurunkan barang, ternyata uang ummi kurang … yah minyak gorengnya naik lagi, dan belum selesai Mas Nardi dirumahku di belakang mobil Mas Nardi sudah ada mobil kijang hikau milik Mas Joko, pengantar telur, ummi urung membeli telur meski telah habis karena ummi sudah tidak punya uang lagi.

Sehari ini ummi telah mengeluarkan uang lebih dari 2,5 juta rupiah untuk barang dagangan di tokonya, bahkan berhutang kepada Mas Nardi, sorenya memang ummi langsung memintaku menghantarkan uang ke tempat Mas Nardi karena ummi memang paling tidak suka berhutang.

aku selalu berfikir bagaimana orang tuaku bertahan hidup dengan harga-harga yang semakin merangkak naik padahal gaji abi hanya sekitar 1,5 juta yang harus dibagi tiga antara ummi, abi dan ibu tiriku *istri pertama abi* … ternyata penghasilan ummi lebih besar dari abi, toko kecil ummi inilah yang memberikan kontribusi terbesar dalam keluargaku. hingga kami tidak pernah kekurangan makan, listrik tak pernah mati, uang saku pun bisa dibilang lumayan. Aku bangga punya Ummi …

kok melenceng dari judul ^^

back to the topic
agak sore ada orderan ngetik yang lumayan dari sepupuku, lucu … beliau itu udah PNS tapi masih belum mampu mengoperasikan komputer, yah aku nawarin klo mau ngajarin cuma-cuma, tapi beliau bilang belum sempat. gpp juga see, Alhamdulillah ni bisa jadi tambahan uang saku buatku. hari ini aku diminta membuat proposal penanggulangan Demam Berdarah Dengue di kecamatan Mojosongo, plus presentasinya karena akan dilombakan. eh jadi nambah pengetahuan tentang DBD …

ditemani nasyid walimahan aku mulai memencet huruf-huruf di papan kunci *keyboard* :D yang memunculkan huruf yang serupa di layar monitor LG 15 inchku, dan waktu sungguh cepat berlalu …

malam beranjak larut, tiba-tiba terdengar suara mengucap basmalah dari speaker simbaddaku, menunjukkan sudah tengah malam, weeeee ternyata sapek juga, lkuputuskan untuk melanjutkannya esok pagi … yah aku hendak mengistirahatkan mataku barang tiga jam, kusimpan data sepupuku, kumatikan komputerku dengan tombol swich on di bagian depan casing simbadda hitam pilihanku. kusetel alarm pukul tiga, yang nanti kan mengeluarkan nada nyaring memekakkan telinga. kumatikan lampu dan memejamkan mata …

Ya Alloh, Robb langit dan Robb bumi serta Robb ‘Arsy yang agung. wahai Robb kami dan Robb segala sesuatu, yang membelah biji dan benih, yang menurunkan Taurot Injil dan Al Quran. aku berlindung kepadamu dari kejahatan segala sesuatu yang Engkau pegang ubun-ubunnya. Ya Alloh, Engkaulah yang pertama, tidak ada sesuatupun sebelumMu dan Engkaulah yang terakhir, tidak ada sesuatu pun sesudahMu. Engkaulah yang zhahir, tidak ada sesuatupun yang mengungguliMu dan Engkaulah yang bathin, tidak ada sesuatu pun yang tersembunyi dariMu. Lunasilah hutang kami dan cukupkanlah kami dari kefakiran.
HR. Muslim

ku pun terelap dalam buaian malam …

2 Tanggapan to "Sehari"

Detil hidup seorang memey kah?
Gak sekalian buat nopel aja mey..

ngece yo? ^^;

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Sekedar Pikiran

one of my friends used to say "there is an evil side in everyone's life", but for me, i think, i had more than one, i had some evil side inside me. The evil that doing this, one evil that doing those, one more that was here, and some more was there ...
sometimes i get confuse with what I've did, confuse whether it was right or wrong, whether it was necessary or not, or things like that ...
I'm still a little child, hasn't growing up but getting younger ...

my-plurk

Banners

 blogger solo solo gitu what ...!!!


SLC


Bengawan, Komunitas Blogger Solo

Top Clicks

  • Tak ada

Blog Stats

  • 41,507 visitors

Supported by


WordPress
%d blogger menyukai ini: